Sabtu, 18 Agustus 2012

CATATAN RAMADHAN 1433 H


Sudahkah kita benar benar menjalankan ajaran agama secara kaffah, pertanyaan ini saya temukan jawabannya pada ceramah pak kai pada saat kultum selesai sholat terawih kemarin sebagai berikut :



1.  Identitas kita sebagai orang Islam dengan cara mengucapkan 2 kalimat syahadat.



2. Ketaatan dalam beragama bisa di liat dari sholatnya, apakah kita menjalankan sholat 5 waktu dengan tepat waktu, sendirian ato berjamaah, bolong-bolong atau istiqomah, selesai sholat lamcung (habis salam langsung kabur) atau di isi dengan dzikir, sholat yang wajib aja ato ditambah bonus dengan sholat sunnah.


3. Keihlasan dalam beragama diliat dari zakatnya.

4. Kepatuhan dalam bergama di liat dari car menjalankan ibadah puasa.

5. Totalitas beragama akan keliatan pada saat memenuhi panggilan ke tahah suci untuk melaksankan ibadah haji


Semoga Allah memberi kita petunjuk, ketakwaan, kemampuan untuk menjauhi yang larang dan diberikan rasa kecukupan.

Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihaat, wa shallallahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallam.


Selasa, 14 Agustus 2012

Kata Mutiara

Tak pantas bagi kita
untuk berharap mendapat jawaban
dari seluruh permintaan kita kepada Tuhan,
jika kita tidak seluruhnya bersungguh-sungguh
dalam mengupayakan kepantasan
untuk menerimanya.
Yang pantas menerima, akan menerima.

Karenanya,

Marilah kita maksimalkan ketulusan
dalam kerja keras kita,
agar maksimal rezeki bagi kesejahteraan
dan kebahagiaan keluarga kita,
dan bagi sesama yang kita layani.
{Mario Teguh}

BERTAMU KE RUMAH ORANG KAYA

Ketika bertamu ke rumah orang yang sangat kaya, setelah dipersilahkan masuk, seorang pembantunya menghampiri saya.

Pembantu (P) : Selamat siang Tuan. Mau minum apa??? Jus buah, soda, teh, coklat, cappuccino, frapuccino, kopi atau yang lain? Saya
(S) : Teh saja, makasih.

P : Tehnya teh ceylon, teh india, teh herbal, teh alang-alang, teh hijau atau teh apa?
S : Teh ceylon

P : Teh ceylonnya pake es, hangat atau panas?
S : Pakai es saja

P : Esnya mau es batu, diserut kasar, diserut salju atau dihancurkan acak?
S : Oh, gak usah repot-repot. Es batu saja.

P : Es batunya mau yang bentuk kubus, pipih, bulat, tabung atau hati-hatian?
S : Yang hati-hatian juga gapapa.

P : Baik. Anda mau tehnya hitam atau putih?
S : Putih.

P : Dengan susu atau krim segar?
S : Dengan susu.

P : Susu kambing, susu domba atau susu sapi?
S : Susu sapi dong!!!

P : Sapi selandia baru, sapi australia atau sapi lokal?
S : Eh, ga jadi putih. Yang hitam aja tehnya.

P : Pemanisnya mau pakai gula atau madu?
S : Dengan gula.

P : Gula tebu atau gula rendah kalori atau gula bit?
S : Gula tebu.

P : Gula tebunya yang putih, coklat atau kuning?
S : Lupakan tehnya. Saya minta air putih saja.

P : Air mineral, air rebus atau air suling?
S : Air mineral.

P : Dingin atau biasa?
S : Dingin.

P : Dinginnya pakai es atau dingin tanpa es?
S : Dingin tanpa es.

P : Dinginnya minus berapa derajat? -5, -10, -15?
S : Weleh-weleh……Dah saya pamit pulang.