Beberapa waktu yang lalu headline surat kabar
memberitakan mengenai wacana akan adanya pergantian beberapa pimpinan tinggi
negara antara lain Panglima TNI, Kapolri , Jaksa Agung dan Ketua KPK. Semua jabatan
tersebut adalah jabatan strategis yang sangat besar pengaruhnya bagi
kelangsungan hidup bangsa ini. Semoga siapapun yang terpilih nantinya, adalah
orang-orang yang layak dan pantas menduduki jabatan tersebut. Menjadi seorang
pemimpin yang amanah bagi semua rakyat. Karena negara ini memerlukan adanya
para pemimpin yanga amanah dalam memegang kekuasaan.
Pemimpin amanah adalah pemimpin yang dapat di
percaya. Ia harus memiliki kepercayaan masyarakat dan dapat melaksankan tugas
dengan penuh tanggung jawab, mampu menerapkan nilai-nilai luhur dan memberi
keteladanan yang baik bagi masyarakat. Seseorang yang mempunyai karakter kuat
dan rekam jejak yang bersih dalam kehidupan sehari-hari baik di lingkungan
keluarga , masyarakat dan bangsa.
Salah satu contoh seorang pemimpin amanah adalah
Khalifah Abu Bakar r.a. ini dapat dilihat pada pidato Pertama kali beliau pada
di lantik sebagai Khalifah. Yang menyatakan bahwa “Saya di lantik sebagai
Khalifah bukan karena saya lebih baik dari kamu sekalian, Jika saya berbuat
baik maka bantulah dan jika saya berbuat buruk(menyeleweng) luruskanlah.
Orang-orang diantara kamu yang lemah akan menjadi kuat, karena saya akan
melindungi hak-hak-nya, orang-orang yang
kuat diantara kamu akan lemah disisi-ku,
sampai saya mengambil hak daripadanya. Janganlah kamu sekalian meninggalkan
perjuangan karena akan ditimpakan Allah kehinaan di atas pundak kamu. Patuhilah
saya selama saya patuh kepada Allah dan Rosul-Nya, Jika saya durhaka maka
tidaklah wajib bagi kamu mentaati lagi.” Sebuah pidato dan agenda kerja yang
singkat, jelas dan tegas, tentang apa yang akan dilakukan selama menjadi
Klalifah. Tanpa banyak janji dan iming-iming manis tapi berusaha dan berbuat
dengan sungguh-sungguh untuk menegakkan kebenaran.
Negeri ini merindukan seorang pemimpin yang dapat menjadi
teladan dalam perbaikan di semua sektor kehidupan. Pemimpin yang mampu
mengarahkan dan menbersihkan instansi yang di pimpinnya dari segala perilaku
yang menyimpang. Yang dengan tegas berkata” tidak” untuk setiap bentuk korupsi
, kolusi dan nepotisme. Pada akhirny kita akan melihat akankah para pemimpin
baru tersebut nantinya akan menjadi pemimpin yang amanah atau pemimpin yanhg
khianat. Apakah Ia akan perduli dengan nasib rakyat atau hanya memikirkan diri
sendiri, keluarga, kelompok atau korps yang di pimpinnya ? waktu jua yang akan
membuktikan. Karena keberanian adalah cakrawala dan
perjuangan adalah pelaksanaan kata-kata (W.S. Rendra)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar